Puslapdik- Pendaftaran seleksi Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) pada Seleksi Nasional Berbasis Tes (UTBK-SNBT) telah dibuka. Bagi calon mahasiswa yang tidak lolos pada Seleksi Nasional Berbasis Prestasi (SNBP) dapat mencoba kembali di jalur UTBK-SNBT ini.
Bagi calon mahasiswa yang tertarik dan merasa layak untuk menerima bantuan KIP Kuliah Merdeka, dapat segera mendaftakan Akun KIP Kuliah Merdeka pada laman https://kip-kuliah.kemdikbud.go.id mulai tanggal 22 Maret atau H-1 sebelum seleksi UTBK-SNBT sampai 13 April 2023 atau H-1 sebelum seleksi UTBK-SNBT ditutup..
Namun bagi calon mahasiswa yang sudah memiliki akun KIP Kuliah Merdeka saat pendaftaran SNBP lalu, tidak perlu lagi mendaftar. Akun yang dimiliki dapat digunakan untuk semua jenis seleksi penerimaan mahasiswa baru, baik di perguruan tinggi negeri maupun swasta. Pendaftaran Akun KIP Kuliah Merdeka sebaiknya dilakukan secara mandiri oleh calon mahasiswa bersangkutan. Namun, pendaftaran dapat juga dilakukan Perguruan Tinggi atas mahasiswa yang sudah diterima dan melakukan registrasi. Pendaftaran oleh perguruan tinggi ini dapat dilakukan ketika seorang calon mahasiswa sudah diterima dan sudah registrasi namun belum mendaftarkan akun KIP Kuliahnya.
Bagai calon mahasiswa yang belum memiliki akun KIP Kuliah, untuk mengetahui, apakah layak untuk menerima KIP Kuliah, bisa segera klik informasi ini. Kalau dipastikan layak, bisa segera mendaftarkan akun KIP Kuliah Merdeka melalui laman https://kip-kuliah.kemdikbud.go.id. Saat mendaftar, yang pertama dilakukan adalah melakukan login terlebih dahulu. Login bisa dilakukan dengan mengisi Nomor Induk Kependudukan (NIK), Nomor Induk Siswa Nasional (NISN), Nomor Pokok Sekolah Nasional (NPSN) serta mengisi alamat email yang aktif dengan benar.
Isilah NIK dengan benar, sebab akan dilakukan verifikasi dan validasi NIK melalui sinkronisasi atau pemadanan dengan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) Kementerian Sosial serta basis data Pensasaran Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrim (P3KE) Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN). Pemadanan data dilakukan melalui Pusat data dan Informasi (Pusdatin) Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek).
Baca juga : Ada KIP Kuliah, Raeni Ajak Siswa Tidak Mampu untuk Kuliah
Selain itu, NIK, NISN dan NPSN akan dipadankan dengan data di Data Pokok Pendidikan (DAPODIK) serta di sistem SIPINTAR Kemendikbudristek. Apabila ada kendala NIK, NISN dan NPSN yang tidak terbaca oleh sistem KIP-Kuliah, silahkan koordinasi dengan operator DAPODIK/EMIS di sekolah masing-masing untuk perbaikan sumber data secara mandiri oleh operator di http://vervalpd.data.kemdikbud.go.id/. Bagi siswa lulusan silahkan lakukan pengajuan perbaikan di Verval Lulusan di alamat https://pd.data.kemdikbud.go.id/verval-lulusan.
Kalau NIK dan NISN itu benar dan terdata, maka calon mahasiswa akan memperoleh nomor pendaftaran dan kode akses yang dikirim melalui alamat email yang disertakan saat pendaftaran akun. Nomor pendaftaran dan kode akses inilah yang akan digunakan untuk masuk dan mendaftar KIP Kuliah. Calon mahasiswa tersebut menyelesaikan proses pendaftaran sesuai jalur seleksi yang dipilih. Karena itu, saat mendaftar di sistem KIP Kuliah, calon mahasiswa harus memilih seleksi UTBK-SNBT di menu seleksi.
Baca juga : Berawal Dari Dana KIP Kuliah, Jadi Bisnis Beromzet Miliaran
Dokumen yang dibutuhkan
Agar proses pendaftaran lancar dan tidak tertunda-tunda, sebaiknya calon mahasiswa mempersiapkan berkas-berkas dokumen seperti :
-Scan atau foto raport terakhir
-Scan atau foto sertifikat berbagai prestasi (jika ada)
-foto rumah tampak depan dan bagian dalam
-foto calon mahasiswa dan anggota keluarga lainnya di dalam rumah
Ingat, jangan mencoba memalsukan foto rumah. Perguruan tinggi yang menjadi tujuan akan melakukan verifikasi melalui kunjungan ke ke rumah.
Setelah calon mahasiswa melakukan proses pendaftaran secara lengkap, maka akan menerima kartu pendaftaran peserta KIP Kuliah 2023. Kartu ini hanya menunjukkan bahwa calon mahasiswa sudah mendaftar sebagai calon penerima KIP Kuliah dan belum sebagai penerima KIP Kuliah. Pada kartu peserta itu akan tertera secara jelas, apakah calon mahasiswa itu mempunyai KIP Dikdasmen, atau ada dalam basisdata DTKS atau P3KE, atau hanya mendaftar dengan dokumen SKTM. Selanjutnya akan dilakukan sinkronisasi dengan sistem SNPMB dan UTBK-SNBT mulai tanggal 23 Maret sampai 14 April 2023. Calon mahasiswa diminta untuk secara berkala mengecek di sistem KIP Kuliah terkait status sinkronisasi dan pilihan perguruan tinggi atau program studinya.
Bagi calon mahasiswa yang punya kendala terkait pendaftaran akun KIP Kuliah ini, silakan mengunjungi laman https://kip-kuliah.kemdikbud.go.id/panduan.
Seleksi mahasiswa penerima KIP Kuliah akan dilakukan oleh masing-masing perguruan tinggi. Hasil seleksi tersebut selanjutnya diajukan ke Pusat Layanan Pembiayaan Pendidikan (Puslapdik) Kemendikbuduristek untuk ditetapkan sebagai penerima KIP Kuliah setelah mahasiswa melakukan registrasi dan diterima secara resmi sebagai mahasiswa aktif di perguruan tinggi. Pengumuman penerima KIP kuliah akan dilakukan mulai tanggal 1 Juli sampai dengan 31 Oktober 2023 atau sesuai dengan jadwal akademik masing-masing perguruan tinggi.